DO NOT MISS
Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Jika Dikubur Hidup-hidup?

Manusia yang normal tentu tidak akan bertahan lama bernapas dengan kondisi udara yang terbatas, misalnya bila manusia dikubur dalam keadaan hidup.

Beberapa ilmuwan sepakat dengan hal ini. Tapi, mereka masih berdebat soal sampai berapa menit atau jam manusia bisa bertahan dikubur hidup-hidup dalam sebuah peti.



Dilansir Popsci, misalkan skema ukuran peti mati panjang 2,1 meter,  lebar 0,7 meter, dan tinggi 0,5 meter, maka volume total oksigen dalam peti itu yakni 886 liter oksigen. Sementara itu, volume rata-rata tubuh manusia yaitu 66 liter. Dengan demikian, ruang yang tersisa yaitu 820 liter.

Pada volume ruang sisa itu, seperlimanya, 164 liter merupakan oksigen. Pada skema demikian, maka manusia yang terkubur akan mengonsumsi 0,5 liter oksigen per menit dan oksigen dalam peti akan habis dalam waktu 5,5 jam

"Jadi, manusia yang dikubur hidup-hidup tak bisa berbuat apa pun. Setelah Anda misalnya dikubur, maka selamanya Anda akan di sana," ujar Alan R. Leff, profesor emiritus Departemen Perawatan Paru-Paru University of Chicago.

Leff menambahkan, jika pun seseorang mampu keluar dari peti mati, orang itu akan berada pada situasi yang sama seperti korban longsoran besar. Seluruh tubuh  akan sangat padat dan berat akibat penuh kotoran, sehingga membuat manusia tak bisa berkembang.

Bila dalam kondisi terkubur, menurut Ethan, kotoran akan masuk ke mulut atau lubang hidung yang menyumbat saluran udara manusia.

Peneliti menambahkan, karena karbondioksida penuh dalam kondisi terkubur, itu akan membuat manusia mengantuk dan akhirnya membuat koma.

"Anda mungkin merasa sesak napas dan jelas itu akan menakutkan. Tapi, setidaknya Anda tidak akan sadar selama masa-masa akhir," jelas Leff.

NASA Kenalkan Tiga Planet Baru 'Pengganti' Bumi


California - Di tengah-tengah kekacauan di Bumi, para ilmuwan menemukan harapan untuk kehidupan di planet lain. Para ilmuwan mengumumkan pada Kamis perihal penemuan tiga planet yang menjadi kandidat terbaik untuk dihuni di luar sistem tata surya kita.

Satelit NASA Kepler, yang mengawasi lebih dari 150 ribu bintang dengan harapan mengidentifikasi planet mirip Bumi, menemukan trio planet itu.

Dua planet, Kepler-62e dan Kepler-62f, dijelaskan dalam sebuah studi yang dirilis di jurnal Science. Mereka adalah bagian dari sistem lima planet yang memungkinkan untuk mendukung kehidupan. Hanya saja, letaknya sangat jauh.

Bintang induknya, yang setara peran Matahari bagi Bumi, dinamai nama Kepler-62, di mana planet-planet di sekitarnya dinamai dengan huruf-huruf di belakang angka.

Semakin kecil planet ini, semakin besar kemungkinannya berbatu dan semakin kecil kemungkinan terbuat dari gas, kata William Borucki, peneliti utama program Kepler di NASA Ames Research Center.

Kepler-62f dianggap 40 persen lebih besar dari Bumi serta berpotensi paling mirip planet kita dari ketiga penemuan baru itu. Planet ini bisa menjadi berbatu, ujar Borucki, dengan kutub, daratan, dan juga air. Jumlah hari dalam setahun juga mirip Bumi, yaitu 267,3 hari.

"Jika Anda berdiri di Kepler-62f, bintang di langit akan terlihat lebih besar dari matahari kita. Namun, tingkat pencahayaan akan seperti berjalan-jalan di Bumi pada hari berawan," kata Borucki pada konferensi pers.

Sedangkan Kepler-62e 60 persen lebih besar dari planet kita dan sedikit lebih dekat dengan bintang induknya. Planet ini layak disebut planet air karena ditutupi sebagian besar oleh lautan dengan waktu setahun 122,4 hari. Sebuah planet ketiga yang berpotensi dihuni, tetapi tidak termasuk dalam studi, disebut Kepler-69c. Studi ini dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

Ini adalah planet terkecil yang pernah ditemukan di "zona huni" daerah dekat sebuah bintang di mana planet dapat secara teoritis menahan air yang likuid. Kepler-69c tampaknya kurang pas di zona layak huni dibandingkan dengan dua planet lain, tetapi para ilmuwan tidak mengesampingkan hal itu.

"Dengan semua penemuan ini, kita menemukan fakta bahwa Bumi bukan satu-satunya. Ada hal-hal yang mirip Bumi di mana-mana," kata Thomas Barclay, ilmuwan program Kepler di Bay Area Environmental Research Institute di Sonoma, California.

Namun begitu, jangan bermimpi Anda segera bisa tinggal di planet itu. Jarak Kepler-62 adalah 1.200 tahun cahaya dan Kepler-69 sejauh 2.700 tahun cahaya. Satu tahun cahaya setara hampir 6 triliun mil.

Misteri Panggilan Telepon Dari Orang Yang Sudah Mati

 
Misteri ini terjadi ketika keluarga korban yang sudah meninggal mendapatkan pangilan telepon secara terus menerus setelah ditelusuri ternyata korban sudah tewas dalam kecelakaan kereta api namun tidak ditemukan ponsel untuk menelpon keluarga disekitar jenasah korban.

Kisah misteri ini bermula di Tahun 2008 ketika itu terjadi kecelakaan Kereta komuter yang melewati daerah Chatsworth di daerah California. Kecelakan kereta ini setidaknya memakan korban 25 orang tewas dan 135 lainnya luka luka.

Slah satu korban meninggal yang membuat cerita misteri ini terjadi adalah Charles Peck, karyawan Delta Airlines. Ia berangkat dari Salt Lake City menuju Los Angeles untuk wawancara pekerjaan di Bandara Van Nuys. Rencananya, bila ia diterima bekerja di Van Nuys maka akan segera menikahi tunangannya, Andrea Katz. Namun sebelum sapai ke tempat tujuan ternyata Charles Peck sudah mengalami kecelakan.

Tunangan Charles Peck yang mengetahui kecelakaan ini melalui radio kemudaian menghubungi keluarga Charles Peck untuk bersama sama mencari kebenaran berita kecelakan kereta itu mereka ingin memastikan jika Charles Peck tidak mengalami apaun dari kecelakan tersebut.

Namun sayangnya Charles Peck ditemukan tewas setelah 12 jamterjadi kecelakaan.

Nah disini ada cerita aneh yang terjadi selama sebelas jam pertama ternyata keluarga Charles Peck mendapatkan panggilan telpon dari ponsel Charles Peck namun keluarga Charles Peck tidak ada yang mengangkat pangilan tersebut.

Setelah keluarga Charles Peck mengetahui ada pangilan dari ponsel Charles Peck keluarga berusaha menghubungi balik namun tidak ada tanggapan dari Charles Peck.

Keluarga meyakini jika Charles Peck masih selamat dan hanya terjpit disalah satu puing kereta yang mengalamai kecelakaan dan berusaha memberi tahu jika ia sedang mengalami masalah dalam perjalananya.

Petugas penyelamat pun turun tangan. Mereka melacak asal sinyal ponsel agar bisa menemukan Peck. Panggilan pencari akhirnya menemukan tubuh Peck, sekitar satu jam setelah panggilan dari ponselnya berhenti.

Charles Peck ditemukan sudah meninggal. Anehnya lagi, dari jenazah korban tak diketemukan ponsel miliknya. Bila ponsel tersebut dicuri, seharusnya pelacakan sinyal akan mengarah ke lokasi lain. Sementara dari hasil sebelumnya memang mengarah pada lokasi Peck ditemukan.

Keanehan Kecelakaan Paul Walker Mencuat!

 
Masih dalam suasana duka akibat kematian Paul Walker, Sherrif Los Angeles Roger Rodas mengungkapkan bahwa penyelidikan akan kecelakaan tersebut masih berlangsung. Kabar terbaru dari LASD memastikan bahwa salah satu faktor kecelakaan tersebut adalah karena mobil melaju terlalu cepat.

Salah satu faktor yang diduga menjadi pemicu kematian Paul Walker datang dari salah seorang kawannya, yakni Bill Townsend. Bill saat itu berada di tempat acara dansempat berbincang dengan mendiang tepat sebelum kematiannya. Bill mengungkap bahwa jalanan di dekat tempat kecelakaan tersebut adalah jalan yang kurang rata.

"Ini adalah daerah perindustrian. Jalannya tak rata namun cukup lebar," ungkapnya kepada EOnline!

Dalam wawancara tersebut, Bill mengungkap keanehan pada kecelakaan temannya tersebut. Ia merasa bahwa peluang mobil Porsche Carrera GT untuk meledak sangatlah kecil. "Aneh sekali mobil itu meledak. Sangat aneh. Mesin mobil tersebut ada di belakang," ujarnya.

Fakta pendukung lain pun diungkap oleh Autoweek yang mengatakan bahwa mobil tersebut memang susah untuk dikendarai meski oleh seorang professional sekalipun. "Carrera adalah mobil yang susah dikendarai meski oleh seorang pakar sekali pun. Beberapa pengemudi bahkan menjulukinya sebagai mobil menakutkan," tulis media tersebut.

Belum ada kejelasan tentang kecelakaan tersebut hingga kini namun ytang pasti LASD kini sedang mengadakan otopsi kedua jenazah dari lokasi kecelakaan tersebut dan akan mengumumkannya dalam 48 jam ke depan.
 
Copyright © 2014 Pintu Ceria - Happiness is not money. Designed by OddThemes