DO NOT MISS
Showing posts with label Asean. Show all posts
Showing posts with label Asean. Show all posts

Ko Tao, pulau terbaik di Asia


Bulan lalu, situs perjalanan Trip Advisor mengumumkan hasil 2014 Travelers Choice, yang mengungkap bahwa Ko Tao mengambil posisi teratas di antara pulau-pulau lain di Asia. Pulau-pulau lain yang masuk daftar tersebut adalah Bali (Indonesia), Boracay (Filipina) dan Langkawi (Malaysia).

Ko Tao berhasil mendapatkan gelar Asias Best Island dari Trip Advisor selama dua tahun berturut-turut. Lantas, apa yang istimewa dari pulau tersebut? Terletak di Teluk Thailand, luas pulau ini hanya mencakup 21 km persegi.

Namun, pulau ini dikaruniai dengan air yang jernih dan perairan yang tenang, yang telah dikenal hingga tingkat internasional, khususnya di kalangan penyelam. Dikelilingi dengan pantai berpasir putih yang indah, pulau ini juga menawarkan kesempatan kepada para penyelam untuk berenang dengan hiu paus. Itulah mengapa banyak wisatawan yang memilih Ko Tao sebagai pulau terbaik di Asia.



Sekolah di China Pasang Palang Besi di Meja Siswa Demi Cegah Rabun Jauh


Membaca memang menjadi salah satu faktor yang penting pada aspek pendidikan. Namun sayangnya, anak jaman sekarang membaca buku dengan mata yang terlalu dekat sehingga kadang bisa membuat rabun jauh nantinya.

Zhang Jianming, seorang kepala sekolah di SD Zhan Lin China, baru-baru ini membuat sebuah alat untuk mempermudah siswanya dalam hal membaca. Ia memasang sebuah palang besi di meja setiap anak untuk menjadi sandaran buku yang akan dibaca.

Palang besi yang dibuat bekerja sama dengan kantor Anti Miopi (rabun jauh) ini bisa digerakkan naik turun sesuai keinginan murid. Namun yang pasti mereka mengatur sebuah standar jarak 30 cm antara mata dan buku sehingga bisa mencegah rabun jauh.

Tak hanya itu saja, palang besi ini juga bisa diatur tegak menjadi di bawah leher mereka. Ini berguna untuk mencegah kepala siswa jatuh ke meja saat sedang mengerjakan tugas sekolah. Hal ini juga menjadi cara yang ampuh untuk membuat para siswa tidak tertidur di meja mereka saat pelajaran berlangsung.

Gaya Kim Soo Hyun dan Jun Ji Hyun di 'Man from the Star' Jadi Trend


Popularitas serial "Man from the Star" yang tinggi rupanya tak hanya berimbas pada para pemainnya, Kim Soo Hyun dan Jun Ji Hyun. Namun gaya karakter Kim Soo Hyun dan Jun Ji Hyun di serial tersebut juga sukses menjadi trend.

Mantel yang dipakai Jun Ji Hyun langsung laris manis di pasaran. Hingga saat ini, mantel itu telah terjual hingga mencapai 3000 unit dan pesanan terus bertambah. Tak hanya itu, tas yang dipakai Kim Soo Hyun di serial itu juga menjadi trend di Korea.

"Karena serial ini menjadi lebih populer, merek baju kami juga menyedot perhatian," ujar produsen mantel tersebut, Choi Jung Wook. "Kami juga menerima peningkatan konsumen di usia 20 tahunan."

Serial ini ditulis naskahnya oleh Park Ji Eun ("You Who Rolled In Unexpectedly") dengan diarahkan oleh Jang Tae Woo ("Deep Rooted Tree"). "Man of the Star" tayang di stasiun SBS dan turut dibintangi oleh Park Hae Jin dan Yoo In Na.

"Man of the Star" menceritakan tentang alien tampan yang memiliki kekuatan super, Do Min Jun. Ia telah tinggal di Bumi semenjak Dinasti Joseon. Empat abad kemudian ia jatuh cinta dengan seorang aktris bernama Cheon Song Yi.

10 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Berkunjung ke Jepang


1. Hormat

Membungkuk merupakan hal yang bagi masyarakat Jepang untuk memberi salam atau meminta maaf. Dari saat mereka memasuki sekolah dasar, orang Jepang belajar untuk menghormati orang tua â?? dan membungkuk adalah bagian dari itu. Seberapa dalam tunduk kepada siapa adalah penting juga. Tunduk pada teman pada diambil sudut 30 derajat sedangkan untuk atasan di tempat kerja atau orang tua dan orang-orang yang di hormati lain nya pada sudut 70 derajat di ikuti dengan tutur bahasa yang sopan. Ketika memanggil orang yang lebih tua harus selalu menambahkan â??sanâ??, yang merupakan nama kehormatan untuk mereka.

2. Etika di Meja Makan

Jika diundang ke sebuah pesta minum (â??nomikaiâ??), jangan menuangkan bir hanya untuk diri sendiri dan mulai minumnya. Sikap yang baik mengharuskan kalian untuk â??toastâ?? terlebih dahulu, angkat gelas dengan satu tangan dan mengatakan â??Kanpai!â?? (Cheers!) Biasanya, ketika mengambil tempat duduk, pelayan akan memberikan â??oshiboriâ?? (handuk basah kecil) untuk membersihkan tangan. Etika makan merupakan hal yang ketat di Jepang, tapi kita juga bisa membuat kebisingan saat menyantap makanan, seperti menyeruput mie dengan kencang. Yang memungkinkan untuk koki mengetahui bahwa kalian menikmati makanan buatannya.

3. Memberi tip bukan keharusan

Di Jepang kita tidak perlu memberi tip kepada pegawai hotel, bar dan staf restoran, sopir taksi, dan sebagainya. Bahkan, memberi seseorang tip akan mempermalukan mereka, karena itu merupakan hal yang sedikit agak kasar untuk dilakukan di Jepang. Hal yang biasa bagi pelayan untuk memberikan layanan yang terbaik kepada tamu dan harga sudah termasuk tips.

4. Sumpit

Kalian diharuskan untuk bisa menggunakan sumpit ketika makan di restauran Jepang. Orang Jepang menghargai turis asing yang bisa menggunakan sumpit karena mereka pikir, menggunakan sumpit adalah hal yang tidak mudah untuk orang asing. Jadi mereka akan sedikit terkejut jika kita bisa menggunakan sumpit hehe

5. Memasuki Rumah

Budaya di Jepang mengharuskan kita melepas sepatu saat memasuki rumah atau berkunjung ke rumah orang Jepang. Di setiap rumah di Jepang selalu tersedia sandal rumah yang untuk kita pakai saat berada di dalam rumah. Bahkan sebagian orang Jepang membawa sendiri sendal mereka. Ada juga sendal lain saat kita hendak masuk ke toilet. Jadi pastikan kita tidak kelupaan memakai sendal toilet di dalam rumah haha

6. Masker Muka

Di Jepang kita akan melihat banyak orang memakai masker muka, terutama saat musim gugur dan musim dingin. Masker itu membantu mereka supaya tidak sakit terkena udara dingin juga menghalau udara bagi sebagian orang yang memiliki masalah alergi. Jadi msker ini cukup penting digunakan saat berada di Jepang.

7. Ketertiban dalam bersosialisasi

Orang Jepang tidak suka mengganggu ketertiban dan keharmonisan suatu kelompok. Menjadi mencolok dan menonjolkan diri adalah kebajikan bagi orang-orang Barat, tetapi tidak di Jepang. Sebagai contoh, berbicara di telepon selular di dalam kereta atau bis, membuang ingus di depan orang lain, makan makanan disaat acara khusus dianggap sebagai suatu perilaku yang buruk di Jepang.

8. Pemandian umum

Ada banyak spa dan pemandian umum di kota-kota dan daerah pedesaan di Jepang. Gaya mandi Jepang berbeda dengan di Barat atau di Indonesia. Pertama-tama, kita harus mencuci tubuh kita sebelum masuk ke bak mandi untuk berendam. Pemandian umum adalah tempat yang tepat untuk bersantai. Tentu saja kita juga harus terbiasa bertelanjang di depan orang lain hahaha tapi saat di pemandian umum ya ^_^

9. Berbahasa Inggris

Hampir keseluruhan orang Jepang berfikiran bahwa orang asing tidak bisa berbahasa Jepang atau mungkin hanya bisa sedikit berbahasa Jepang. Jadi sebagian masyarakat Jepang akan berusaha untuk berbicara dalam bahasa Inggris kepada kita. Mungkin akan sedikit sulit dimengerti karena orang Jepang memiliki aksen Jepang yang kuat. Jangan tersinggung karena mereka hanya berusaha untuk menjadi rendah hati dan mencoba untuk bersikap sopan kepada Anda. Tapi juga mungkin sebagian orang tidak akan menggubris kita karena mereka terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing ^_^

10. Keamanan

Dibandingkan dengan negara lain, Jepang adalah tempat yang relatif aman. Tentu saja, pembunuhan, pencurian, penganiayaan dan perkosaan terjadi di Jepang, tetapi ketika Anda melihat para pekerja Jepang tidur di kereta api, kita akan merasa bahwa Jepang adalah negara yang aman. Tapi tidak menutup kemungkinan juga, karena kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kita adalah orang asing di negara mereka. Harap untuk selalu waspada ^_^

Uniknya Jeruk Bentuk Segi Lima dari Jepang


Jepang tak hanya memiliki semangka atau lemon berbentuk hati, namun juga buah lainnya. Kali ini adalah jeruk yang berbentuk segi lima atau pentagonal.

Jeruk berbentuk unik itu dikembangkan petani bernama Keisuke Ninomiya, Akihiro Nagaoka dan Jo Kubota. Tampak mereka membudidayakannya dengan cara memasukkan jeruk yang masih kecil ke dalam cetakan bentuk hati. Dari situ nantinya jeruk sudah berbentuk hati ketika mencapai usia panen.

Para petani menawarkan jeruknya yang unik tersebut untuk "jimat" pelajar yang menempuh ujian. Tak heran jika jeruk itu dinamai Gokaku no Iyokan atau yang bermakna "aroma kesuksesan ujian". Penjualan jeruk itu memang untuk menyambut musim ujian sekolah di Yawatahama, Ehime.

Sebelumnya, Hiroichi Kimura berhasil membuat semangka bentuk jantung hati setelah menjalani proses panjang trial and error. Jepang juga menjadi rumah menghasilkan lemon berbentuk hati di Hiroshima. Keduanya sama-sama dihasilkan dengan memasukkan buah yang masih kecil ke dalam cetakan bentuk Love.

Di Jepang, Ada Asosiasi Khusus Wanita Berkuncir Dua

 
Rambut kuncir dua adalah salah satu model rambut yang tren di kalangan gadis-gadis muda. Namun bagi Kan Furuya, pimpinan Japan Twintail Association, model rambut seperti ini adalah salah satu style istimewa yang akan menjadi tren.

"Banyak wanita Jepang yang meyakini bahwa model rambut kuncir dua hanya untuk gadis kecil atau remaja. Model kuncir dua memang hanya salah satu jenis model rambut, namun model rambut ini memberikan kesan yang berbeda bagi penggunanya. Aku ingin menebarkan hal ini pada mereka," kata Kan Furuya.

Ternyata, model rambut kuncir dua ala Jepang ini dikaitkan dengan salah satu budaya Jepang yang masih terikat pada anime dan cosplay. Banyak karakter Jepang yang menggunakan model rambut kuncir dua seperti Hatsune Miku dan Sailor Moon.

Menurut Furuya, model rambut kuncir dua ini bisa membuat mereka yang cinta pada karakter-karakter seperti itu bisa menjadikan impian mereka sebagai kenyataan. Ia meyakini bahwa model rambut kuncir dua ini sedang menjadi tren di Jepang sendiri.

"Hampir setiap hari kita melihat wanita Jepang dengan model rambut kuncir dua di jalanan. Kami juga sering menerima pesan bahwa ada banyak wanita di luar sana yang ingin menjadi model di asosiasi kami," kata Furuya.
Dengan kata lain, ia ingin menekankan bahwa model rambut kuncir dua bukan hanya untuk gadis kecil saja, namun juga bisa digunakan untuk wanita pada umumnya.
 
Copyright © 2014 Pintu Ceria - Happiness is not money. Designed by OddThemes